BagiAnda yang baru menikah dan ingin membuat kartu keluarga sendiri, berikut ini syarat yang harus dipenuhi: Surat pengantar dari RT atau RW serta kelurahan. Mengisi formulir F1.01 dari kecamatan. Kartu Keluarga awal yang gabung dengan orangtua, untuk data agar nama Anda bisa dipisah dari KK sebelumnya. Fotokopi buku nikah atau akta perkawinan.
BARU F-1.01. PEMERINTAH KABUPATEN MUARA ENIM DINAS KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL FORMULIR ISIAN BIODATA PENDUDUK UNTUK WNI (PER KELUARGA) PERHATIAN : Isilah Formulir ini dengan huruf cetak dan jelas serta mengikuti "TATA CARA PENGISIAN FORMULIR" pada halaman sebaliknya Diisi Oleh Petugas Kode-Nama Provinsi : : : : Nama Lengkap 2 Nomor KTP
CaraMengisi Formulir 3 KK 1 BPJS Ketenagakerjaan - Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa di dalam program BPJS Ketenagakerjaan terdapat program yang bisa memberikan jaminan dan perlindungan terhadap karyawan. Salah satu program tersebut di kenal dengan nama Jaminan Kecelakaan Kerja. Untuk Jaminan Kecelakaan Kerja sendiri adalah manfaat dalam bentuk pelayanan kesehatan ataupun uang
4 Silahkan klik melalui link yang diberikan pada pesan untuk mengisi formulir yang diminta, isi formulir sesuai dengan data pada KK baru anda, pastikan Bapak/Ibu mengisi formulir tersebut tidak melewati batas waktu yang telah ditetapkan, maka mohon maaf untuk mendapatkan layanan harap menghubungi nomor Pandawa kembali. 5.
BARUF-1.01 PEMERINTAH KABUPATEN MUARA ENIM DINAS KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL FORMULIR ISIAN BIODATA PENDUDUK UNTUK WNI (PER KELUARGA) PERHATIAN : Isilah Formulir ini dengan huruf cetak dan jelas serta mengikuti "TATA CARA PENGISIAN FORMULIR" pada halaman sebaliknya Diisi Oleh Petugas DATA KEPALA KELUARGA Kode-Nama Provinsi : Nama Kepala Keluarga : Kode-Nama Kabupaten/Kota : Alamat : Kode
Vay Tiền Nhanh Chỉ Cần Cmnd Nợ Xấu. Sumber Disdukcapil Trenggalek Cara membuat KK baru tidaklah rumit, namun pastikan kamu memenuhi persyaratan yang diperlukan sebelum datang ke kantor Dukcapil. Kartu Keluarga KK adalah identitas yang wajib dimiliki oleh setiap keluarga. Sebab, hal tersebut diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 96 Tahun 2018. Kartu Keluarga umumnya memuat informasi tentang data susunan keluarga, hubungan, hingga jumlah anggota keluarga. Terlebih lagi bagi kamu yang baru saja menikah, identitas yang satu ini perlu kamu urus. Penerbitan KK terdiri atas penerbitan KK baru, penerbitan KK karena perubahan data, dan penerbitan KK karena hilang atau rusak. Pada proses pembuatannya, Kartu Keluarga biasanya dicetak sebanyak tiga rangkap, yaitu untuk kepala keluarga, ketua RT dan kantor kelurahan. Lalu, bagaimana cara membuat KK baru? Yuk, simak cara dan syarat yang dibutuhkan di bawah ini Cara Membuat Kartu Keluarga 2023 Berikut cara membuat KK baru 2021 yang harus kamu lakukan 1. Meminta surat pengantar pembuatan kartu keluarga baru di Ketua RT setempat 2. Membawa surat pengantar tersebut ke Ketua RW dan meminta stempel RW. 3. Membawa surat pengantar tersebut dan persyaratan lainnya ke kantor kelurahan, lalu mengisi formulir permohonan pembuatan KK baru yang tersedia di kantor kelurahan 4. Petugas kelurahan akan mengecek kelengkapan berkas-berkas yang menjadi syarat pembuatan KK baru 5. Jika sudah lengkap, Lurah akan menandatangani formulir permohonan pembuatan KK baru tersebut 6. Berkas yang sudah ditandatangan Lurah kemudian kamu teruskan ke Kecamatan Syarat Membuat Kartu Keluarga Jika kamu sudah mengetahui cara membuat Kartu Keluarga, pastikan kamu juga mengetahui persyaratan yang diperlukan. Pastikan persyaratan yang kamu bawa sesuai dengan kebutuhan Kartu Keluarga yang ingin kamu buat ya! 1. Pasangan yang Baru Menikah Untuk pasangan yang baru menikah, Kartu Keluarga dapat dibuat setelah pernikahan selesai dilakukan. Dengan memiliki KK, kamu jadi bisa mengurus berbagai keperluan lebih mudah. Misalnya saat kamu ingin membeli rumah dengan Kredit Pepemilikan Rumah KPR, membuat tabungan, paspor dan lainnya. Berikut syarat yang harus dipenuhi untuk membuat Kartu Keluarga – Surat pengantar dari RT yang sudah distempel RW – Fotocopy buku nikah atau akta perkawinan – Surat keterangan pindah khusus untuk anggota keluarga pendatang 2. Penambahan Anggota Keluarga Kelahiran Jika terdapat anggota keluarga yang baru lahir, maka kamu wajib menambahkannya ke dalam Kartu Keluarga. Berikut beberapa syarat yang harus kamu lengkapi untuk menambahkan anggota pada KK – Surat pengantar dari RT atau RW – Kartu keluarga KK yang lama – Surat keterangan kelahiran anggota keluarga baru yang akan ditambahkan ke dalam kartu keluarga nanti 3. Penambahan Anggota Keluarga yang Menumpang Tak hanya yang lahir,, kamu juga bisa menambahkan anggota keluarga yang menumpang di Kartu Keluarga. Berikut syarat-syarat yang harus disiapkan – Surat pengantar RT atau RW daerah setempat – Kartu keluarga yang lama atau kartu keluarga yang akan ditumpangi – Surat keterangan pindah datang jika tidak satu daerah – Surat keterangan datang dari luar negeri untuk WNI yang datang dari luar negeri – Paspor, izin tinggal tetap, dan surat keterangan catatan kepolisian SKCK atau surat tanda lapor diri untuk WNA 4. Pengurangan Anggota Keluarga Kematian Jika ada ada pengurangan anggota keluarga karena kematian, maka kamu wajib mengubah data di Kartu Keluargamu. Beberapa persyaratan tersebut diantaranya, yaitu – Surat pengantar dari RT atau RW daerah setempat – Kartu keluarga KK yang lama – Surat keterangan kematian untuk yang meninggal dunia – Jika pengurangan terjadi karena adanya anggota keluarga yang pindah, maka surat keterangan kematian diganti dengan surat keterangan pindah untuk anggota keluarga yang pindah. 5. Penggantian Karena Hilang atau Rusak Adakala Kartu Keluarga hilang atau rusak karena suatu hal sehingga kamu terpaksa untuk menggantinya dengan yang baru. Kamu bisa mengurusnya dengan menyiapkan beberapa syarat di bawah ini – Surat pengantar dari RT atau RW daerah setempat – Surat keterangan kehilangan dari pihak kepolisian hanya untuk KK yang hilang – Kartu keluarga KK yang rusak hanya untuk KK yang rusak – Fotocopy dokumen kependudukan KTP dari salah satu anggota keluarga – Dokumen keimigrasian bagi orang asing WNA Cara Mencetak Kartu Keluarga dari Rumah Sumber Ditjen Dukcapil Mendagri Kini, kamu tak perlu repot-repot lagi mendatangi kantor Dukcapil terdekat hanya untuk mengurus Kartu Keluarga KK. Setelah kamu mengetahui cara membuat Kartu Keluarga, kini kamu bisa mencetaknya langsung dari rumah lho. Jika biasanya KK dicetak dalam jenis kertas security printing berhologram, kini kamu bisa mencetaknya langsung di selembar kertas biasa. Jangan khawatir, Kartu Keluarga kamu akan tetap memiliki kekuatan hukum. Sebab, terdapat kode pemindai berbentuk quick response QR di pojok kanan bawah dari kertas yang dicetak mandiri dari rumah. Kode QR ini adalah tanda tangan elektronik sebagai penanda keaslian data, pengganti tanda tangan, serta cap basah. Untuk mengetahui keaslian dokumen, cukup dekatkan kode QR ini dengan perangkat telepon seluler pintar smartphone dan aktifkan moda pemindai QR di masing-masing perangkat. Lalu, hubungkan dengan laman situs Nantinya, pemindaian ini akan menampilkan data lengkap dari masing-masing anggota keluarga. Bila dokumen tersebut asli, maka dalam hasil pindai akan muncul tanda centang warna hijau. Tak hanya itu, terdapat tanda dokumen aktif, Nomor Induk Kependudukan NIK pemohon, nama pemohon dan nomor dokumen. Bila dokumen tersebut palsu atau tidak sesuai dengan yang ada dalam database, maka akan muncul centang warna merah. Melansir berikut langkah-langkah yang bisa kamu lakukan untuk mencetak Kartu Keluarga dari rumah – Ajukan permohonan pencetakan dokumen kependudukanmelalui laman situs dan aplikasi layanan kependudukan yang dibuat oleh masing-masing kantor Dukcapil. – Cantumkan nomor ponsel atau alamat email yang bisa dihubungi. Ini berguna untuk menerima data dokumen kependudukan yang akan dikirimkan petugas dukcapil dalam bentuk format digital atau Portable Document Format PDF. – Setelah mengajukan permohonan, petugas dinas Dukcapil kemudian akan memprosesnya. – Permohonan pelayanan kependudukan yang telah diproses kemudian disahkan melalui mekanisme tanda tangan elektronik TTE dalam bentuk pemindai kode QR oleh kepala dinas Dukcapil setempat – Aplikasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan SIAK akan mengirimkan notifikasi melalui layanan pesan singkat SMS dan email dalam bentuk informasi link laman situs Dukcapil dan PDF. – Bersamaan dengan dikirimnya notifikasi dari aplikasi SIAK, pihak dinas Dukcapil setempat juga akan mencantumkan Personal Identification Number PIN. PIN ini bisa digunakan untuk membuka layanan tersebut. – PIN ini bersifat rahasia dan tidak boleh disebarluaskan kepada pihak lain. – Jika semua dokumen yang dikirimkan petugas Dukcapil melalui email dalam bentuk PDF sudah kamu terima, periksa kembali data diri di KK tersebut. Jika ada kekurangan atau kesalahan data, segera melapor melalui laman situs – Jika data sudah sesuai, maka kamu bisa langsung mencetaknya dari rumah. – Simpan file data digital berformat PDF tersebbut di komputer atau laptop. Dengan begitu, kamu bisa mencetak kembali Kartu Keluarga saat diperlukan. Itulah cara membuat Kartu Keluarga beserta persyaratan dan cara mencetaknya dari rumah. Jangan lupa kunjungi untuk dapatkan artikel menarik lainnya seputar properti. Kamu juga bisa mencari properti yang sesuai kebutuhanmu seperti Emerald Bintaro hanya di
PONTIANAK - Halo Bun, mohon informasinya. Apa persyaratan untuk pindah Kartu Keluarga KK bagi warga kota Pontianak dan bagaimana cara daftarnya. Terima kasih 08156780xxxx Halo, terima kasih atas pertanyaan yang sudah diberikan kepada kami. Untuk pindah KK keluar dari domisili sekarang, persyaratannya hanya dengan membawa Kartu Keluarga KK yang asli dan mengisi formulir yang telah disediakan. Baca juga Daftar Driver Shopee Food Online Segera ! Bagaimana Cara Daftar Online Shopee Food Merchant ? Adapun formulir tersebut bisa diisi melalui online pada link resmi Kita bisa membuka link tersebut dan klik website tersebut, kemudian daftar. Lalu pilih menu pelayanan online. Pada menu ini kita diminta untuk mengisi data diri. Jika sudah selesai diisi maka diarahkan untuk klik daftar. Jika sudah mendaftar, maka login dengan menggunakan email dan password yang didaftarkan. Kemudian, pilih pelayanan dan masuk ke menu permohonan, kemudian download formulir. Pada formulir tersebut kita diminta untuk mengaupload dokumen, maka ikuti hingg proses upload selesai. Kemudian jika ingin membuat KK baru maka masuk ke website pindah Datang. Maka isi data lengkap untuk membuat KK baru. Dini Eka Wahyuni Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil Disdukcapil
Cara Mudah Mengisi Formulir Pembuatan KK BaruPersiapan DokumenIsi Formulir KK Baru dengan BenarPeriksa Kembali Data yang Sudah DiisiMemeriksa Kembali Dokumen yang DisiapkanMenyerahkan Formulir ke Kantor Kelurahan atau DesaTips dan Trik dalam Mengisi Formulir Pembuatan KK BaruMembaca Petunjuk dengan BaikMemasukkan Data yang Benar dan LengkapMenggunakan Tinta Hitam atau BiruJangan Menggunakan Kertas yang RusakPersyaratan Pengajuan Pembuatan KK BaruPerbedaan Antara KK Lama dengan KK BaruKesimpulanCara Mudah Pengisian Formulir Pembuatan KK BaruClosing Message Cara Mudah Pengisian Formulir Pembuatan KK BaruShare thisRelated posts Apakah Anda sedang mencari informasi tentang cara mudah pengisian formulir pembuatan KK baru? Jika iya, maka Anda sudah berada di tempat yang tepat. Sebagai warga negara Indonesia, memiliki Kartu Keluarga KK baru sangat penting bagi kepentingan administratif dan identitas keluarga. Namun, seringkali proses pengisiannya terasa rumit dan menyita banyak waktu dan tenaga. Namun, Anda tidak perlu khawatir lagi. Kami siap membantu Anda dengan memberikan cara mudah pengisian formulir pembuatan KK baru. Kami akan menjelaskan secara detail tahapan-tahapan yang harus dilakukan mulai dari persiapan dokumen hingga menyerahkan formulir tersebut. Dalam artikel ini, kami akan memberikan tips-tips penting agar proses pengisian formulir berjalan lancar dan cepat. Selain itu, kami juga akan membagikan informasi mengenai dokumen-dokumen yang perlu disiapkan dan tempat yang tepat untuk mengajukan pembuatan KK baru. Jangan lewatkan informasi penting dan cara mudah pengisian formulir pembuatan KK baru ini. Terapkan langkah-langkahnya dengan baik sehingga proses pembuatan KK baru bisa selesai dengan cepat dan tanpa hambatan. Simak artikel ini sampai selesai agar Anda mendapatkan informasi lengkap dan terbaru tentang persyaratan dan tahapan pengisian formulir pembuatan KK baru. “Cara Pengisian Formulir Pembuatan Kk Baru” ~ bbaz Sebagai warga negara Indonesia, memiliki Kartu Keluarga KK baru sangat penting bagi kepentingan administratif dan identitas keluarga. Namun, seringkali proses pengisiannya terasa rumit dan menyita banyak waktu dan tenaga. Untuk itu, kami akan memberikan cara mudah pengisian formulir pembuatan KK baru agar prosesnya lebih lancar dan cepat. Berikut adalah tahapan pengisian formulir KK baru Persiapan Dokumen Sebelum memulai pengisian formulir KK baru, pastikan Anda sudah menyiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan. Beberapa persyaratan yang harus disiapkan antara lain Fotokopi KTP suami-istri atau kepala keluarga. Fotokopi akta nikah atau surat keterangan perkawinan. Fotokopi akta kelahiran anak atau surat keterangan kelahiran. Setelah semua dokumen sudah disiapkan dengan baik, maka Anda bisa melanjutkan ke tahap selanjutnya. Isi Formulir KK Baru dengan Benar Langkah selanjutnya adalah mengisi formulir KK baru dengan benar dan lengkap. Pastikan Anda mengisi data yang sesuai dengan dokumen yang sudah disiapkan. Beberapa data yang perlu diisi dalam formulir KK baru antara lain Data kepala keluarga dan anggota keluarga. Data alamat lengkap keluarga. Data pekerjaan dari masing-masing anggota keluarga. Pastikan Anda mencantumkan data-data tersebut dengan benar agar tidak terjadi kesalahan saat proses pengurusan KK baru. Periksa Kembali Data yang Sudah Diisi Setelah mengisi formulir KK baru dengan benar, pastikan Anda mengecek ulang data yang sudah diisi. Periksa satu per satu data yang ada pada formulir untuk memastikan tidak ada kesalahan atau ketidaksesuaian data. Setelah semua data sudah diperiksa dengan baik, maka Anda bisa melanjutkan ke tahap berikutnya. Memeriksa Kembali Dokumen yang Disiapkan Selain mengecek data pada formulir, pastikan Anda juga memeriksa kembali dokumen-dokumen yang sudah disiapkan. Pastikan fotokopi dokumen sudah benar dan tidak ada yang kurang, karena jika ada satu dokumen yang kurang maka proses pengurusan KK baru tidak akan diproses. Setelah memastikan semuanya sudah lengkap, maka Anda bisa melanjutkan ke tahap selanjutnya. Menyerahkan Formulir ke Kantor Kelurahan atau Desa Setelah semua persyaratan sudah disiapkan, maka langkah selanjutnya adalah menyerahkan formulir KK baru ke kantor Kelurahan atau Desa terdekat. Pastikan formulir diserahkan ke loket yang sesuai dengan jenis pelayanan pembuatan KK baru. Setelah formulir diserahkan, Anda akan diberikan tanda bukti pengambilan KK baru dan bisa mengambil KK baru tersebut pada waktu yang telah ditentukan. Tips dan Trik dalam Mengisi Formulir Pembuatan KK Baru Membaca Petunjuk dengan Baik Sebelum mulai mengisi formulir KK baru, pastikan Anda membaca petunjuk pengisian dengan baik. Petunjuk ini biasanya berada di bagian atas formulir atau bisa juga ditemukan pada brosur panduan pengisian formulir. Pastikan Anda memahami setiap langkahnya untuk menghindari kesalahan saat mengisi formulir. Memasukkan Data yang Benar dan Lengkap Pastikan Anda memasukkan data yang benar dan lengkap pada formulir KK baru. Jangan sampai salah mengisi atau menghilangkan satu data yang penting karena hal ini bisa menyebabkan proses pengurusan menjadi tertunda atau bahkan gagal. Menggunakan Tinta Hitam atau Biru Saat mengisi formulir KK baru, pastikan Anda menggunakan tinta hitam atau biru. Hindari menggunakan tinta yang mudah pudar atau sulit dibaca, seperti tinta pensil atau tinta merah. Hal ini dilakukan agar data yang diisi tidak mudah terhapus atau pudar. Jangan Menggunakan Kertas yang Rusak Pastikan Anda menggunakan kertas yang dalam keadaan baik dan tidak rusak saat mengisi formulir KK baru. Jangan menggunakan kertas bekas atau kertas yang sudah robek, karena hal ini bisa menyebabkan data yang diisi menjadi tidak jelas atau rusak. Persyaratan Pengajuan Pembuatan KK Baru Berikut adalah beberapa persyaratan pengajuan pembuatan KK baru KTP suami-istri atau kepala keluarga. Akta nikah atau surat keterangan perkawinan. Akta kelahiran anak atau surat keterangan kelahiran. Surat pindah datang jika ada. Surat kematian jika anggota keluarga yang meninggal tercantum pada formulir KK lama. Pastikan Anda memenuhi semua persyaratan tersebut agar proses pengurusan KK baru bisa berjalan dengan lancar dan cepat. Perbedaan Antara KK Lama dengan KK Baru KK Lama KK Baru Masa Berlaku Terbatas Masa Berlaku Tidak Terbatas Informasi Kurang Lengkap Informasi Lebih Lengkap Tidak Memiliki Nomor Induk Keluarga NIK Memiliki Nomor Induk Keluarga NIK KK lama memiliki masa berlaku terbatas dan informasi yang kurang lengkap daripada KK baru. Selain itu, KK lama tidak memiliki nomor induk keluarga NIK, sementara KK baru sudah dilengkapi dengan NIK sebagai identitas keluarga yang resmi. Kesimpulan Pembuatan Kartu Keluarga KK baru sangat penting bagi kepentingan administratif dan identitas keluarga. Namun, proses pengisiannya seringkali terasa rumit dan membutuhkan banyak waktu dan tenaga. Dalam artikel ini, kami telah memberikan cara mudah pengisian formulir pembuatan KK baru beserta tips-tips penting agar proses pengisian formulir berjalan lancar dan cepat. Kami juga telah membagikan informasi mengenai persyaratan dan perbedaan antara KK lama dengan KK baru. Semoga artikel ini bisa membantu Anda dalam proses pengurusan KK baru. Cara Mudah Pengisian Formulir Pembuatan KK Baru Closing Message Cara Mudah Pengisian Formulir Pembuatan KK Baru Closing Message Cara Mudah Pengisian Formulir Pembuatan KK Baru Jika Anda sudah membaca artikel sebelumnya tentang Cara Mudah Pengisian Formulir Pembuatan KK Baru, semoga informasi yang kami berikan dapat membantu Anda dalam mengurus KTP dan KK secara online. Dalam artikel tersebut, kami sudah membahas langkah-langkah pengisian formulir pembuatan KK baru secara detail dan mudah dipahami. Kami menyarankan agar Anda mengikuti langkah-langkah yang kami berikan dengan cermat, agar pengisian formulir Anda lebih mudah dan lancar tanpa adanya hambatan. Terkait jenis informasi yang harus diisi dan dokumen pendukung, pastikan Anda sudah mempersiapkan semua dengan baik sebelum mengisi formulir KK baru. Dengan melakukan pengurusan KTP dan KK secara online, melalui layanan Dukcapil, tentunya akan menjadi lebih praktis dan efisien bagi masyarakat. Lakukan pengisian formulir KK baru sesuai panduan kami, dan jangan ragu untuk menghubungi pihak layanan dukcapil jika Anda membutuhkan bantuan lebih lanjut atau mendapatkan kendala selama proses pengurusan. Semoga informasi yang kami berikan bermanfaat dan membantu Anda dalam mengurus KK baru. Beberapa pertanyaan yang sering diajukan tentang cara mudah pengisian formulir pembuatan KK baru adalah Bagaimana cara mengisi formulir pembuatan KK baru? Jawaban Untuk mengisi formulir pembuatan KK baru, Anda harus menyiapkan dokumen-dokumen penting seperti KTP, akta kelahiran, dan surat nikah. Kemudian, lengkapi data-data pribadi dan keluarga sesuai dengan dokumen yang dimiliki. Pastikan data yang diisi benar dan valid. Apakah ada biaya untuk membuat KK baru? Jawaban Tidak, pembuatan KK baru tidak dikenakan biaya apapun. Namun, jika terdapat kesalahan data atau perubahan data pada KK yang sudah terbit, maka akan dikenakan biaya administrasi. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membuat KK baru? Jawaban Waktu yang dibutuhkan untuk membuat KK baru biasanya sekitar 7-14 hari kerja. Namun, waktu yang dibutuhkan bisa berbeda-beda tergantung dari kondisi dan prosedur yang berlaku di daerah masing-masing. Apakah KK baru bisa diambil oleh orang lain selain pemohon? Jawaban Ya, KK baru bisa diambil oleh orang lain selain pemohon dengan membawa surat kuasa dan fotokopi KTP pemohon dan orang yang ditunjuk untuk mengambil KK. Apa yang harus dilakukan jika terjadi kesalahan pada data KK? Jawaban Jika terjadi kesalahan pada data KK, segera laporkan ke instansi yang menerbitkan KK tersebut. Anda akan diminta untuk mengajukan permohonan perubahan data KK dengan melampirkan dokumen-dokumen pendukung seperti KTP dan akta kelahiran.
Kartu Keluarga adalah Kartu Identitas Keluarga yang dilengkapi dengan nama, susunan, hubungan, dan identitas anggota keluarga. Dokumen ini wajib dibuat karena dibutuhkan sebagai syarat dari berbagai urusan administrasi. Bagi Anda yang belum memilikinya, simaklah cara membuat Kartu Keluarga online beserta syaratnya. Syarat membuat Kartu Keluarga tahun 2022 Sebelum mengetahui cara membuat Kartu Keluarga KK online, penting untuk memahami persyaratannya terlebih dahulu. Sebab, syarat membuat KK didasari oleh tujuan pembuatannya. 1. Syarat membuat KK baru bagi pasangan yang baru menikah Cara membuat KK baru setelah menikah tidaklah sulit. Pertama-tama, lengkapi dulu berbagai persyaratannya di bawah ini. Fotokopi KK orangtua masing-masing pasangan. Fotokopi KTP kedua orangtua. Fotokopi surat nikah kedua orangtua. Fotokopi surat nikah pasangan yang akan mengurus KK baru. Fotokopi akta kelahiran jika ada. Surat pengantar dari RT/RW. 2. Syarat membuat KK baru untuk menambah anggota keluarga Apabila Anda ingin mengurus Kartu Keluarga terbaru untuk bayi yang baru lahir, berikut syarat membuat KK baru tambah anak yang wajib disiapkan. Surat pengantar dari RT/RW KK yang lama dan/atau fotokopi KK yang telah dilegalisir Surat keterangan kelahiran dari calon anggota keluarga baru yang akan ditambahkan Fotokopi akta nikah orangtua Surat keterangan kelahiran dari rumah sakit. 3. Syarat untuk menambahkah anggota keluarga yang ingin menumpang KK Jika Anda ingin mengurus anggota keluarga yang menumpang KK, persyaratannya adalah sebagai berikut. Surat pengantar dari RT/RW KK yang lama dan KK yang ditumpangi Surat Keterangan Pindah Datang Surat Keterangan Datang dari luar negeri bagi warga negara Indonesia yang datang dari mancanegara Paspor, Izin Tinggal Tetap, Surat Keterangan Catatan Kepolisian SKCK atau Surat Tanda Lapor Diri bagi orang asing. Baca JugaManfaat Daun Mangga, Makanan Sehat yang Kalah Populer dari Buahnya7 Cara Menghilangkan Bekas Luka Bakar yang Efektif untuk Anda6 Cara Menghilangkan Super Glue di Tangan 4. Syarat untuk pengurangan anggota keluarga di KK Pembuatan KK online khusus untuk mengurangi anggota keluarga memerlukan beberapa syarat berikut ini. Surat pengantar dari RT/RW KK yang lama Surat Keterangan Kematian bagi anggota keluarga yang meninggal Surat Keterangan Pindah atau Pindah Datang bagi penduduk yang pindah. BACA JUGA Kartu Identitas Anak Syarat Pembuatan, Cara Mengurus, dan Manfaatnya 5. Syarat untuk pembuatan KK yang hilang atau rusak Cara memperbaharui Kartu Keluarga online yang hilang atau rusak ternyata relatif mudah. Akan tetapi, sejumlah syarat berikut harus dipenuhi. Surat pengantar dari RT/RW Surat Keterangan Kehilangan dari Kepolisian KK yang rusak jika ingin memperbarui KK yang rusak Fotokopi dokumen kependudukan dari salah satu anggota keluarga Dokumen keimigrasian bagi orang asing. Cara membuat Kartu Keluarga online tahun 2022 Ketika syarat-syarat di atas sudah terpenuhi, Anda bisa mengikuti salah satu cara membuat KK baru online berikut ini. 1. Situs Kemendagri Mungkin belum banyak yang tahu kalau situs Kementerian Dalam Negeri Kemendagri menyediakan cara membuat Kartu Keluarga baru secara online. Berikut adalah langkah-langlah yang bisa Anda ikuti. Masuk ke dalam situs Buat akun dengan memasukkan data diri, nomor handphone, dan alamat email yang masih aktif Langkah berikutnya, masuk menggunakan nomor handphone dan kata sandi yang Anda buat Selanjutnya, pilih menu pengurusan dokumen secara online Lalu, isi permohonan pembuatan KK Kemudian, unggah dokumen syarat sesuai dengan tujuan pembuatan KK Terakhir, Anda akan mendapatkan email jika KK siap dicetak. 2. Situs Disdukcapil Tak perlu repot-repot keluar rumah, Anda bisa mencoba cara daftar Kartu Keluarga online melalui situs Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Disdukcapil setempat. Akan tetapi, pastikan bahwa Disdukcapil di kabupaten atau kota tempat tinggal Anda menerapkan layanan pembuatan KK secara online. Berikut adalah cara membuat KK online melalui situs Disdukcapil setempat. Masuk dulu ke situs Disdukcapil Kabupaten atau Kota setempat Selanjutnya, isilah formulir permohonan pembuatan KK Lalu, unggah dokumen persyaratan sesuai dengan tujuan pembuatan KK Anda tinggal menunggu proses pembuatan Kartu Keluarga. Pihak Disdukcapil setempat akan mengabarkan Anda melalui SMS atau email jika KK telah selesai dibuat. Terakhir, Anda dapat mencetak KK lewat online atau di kantor Disdukcapil terdekat. Baca Juga6 Manfaat Garam Hitam Himalaya yang Dinilai Lebih Baik dari Garam Biasa15 Makanan yang Mengandung Prebiotik untuk Jaga Kesehatan PencernaanPentingnya Sedia Asuransi Sebelum Terkena Penyakit Kritis 3. Aplikasi Alpukat Betawi Khusus untuk warga DKI Jakarta yang ingin mengurus KK lewat aplikasi Kartu Keluarga online, Anda dapat menggunakan aplikasi Alpukat Betawi. Metode ini juga bisa Anda akses melalui situs resminya. Berikut adalah proses pembuatan KK dengan aplikasi Alpukat Betawi. Masuk ke situs atau mengunduh aplikasinya Pilih opsi Tambah Permohonan Kemudian, cek ulang data yang ditampilkan, lalu pilih Selanjutnya Pilih Dokumen Persyaratan yang dibutuhkan dan masukkan nomor ponsel Anda Pilih Simpan Sekarang, Anda bisa mengunggah dokumen persyaratan KK dan Surat Keterangan Hilang jika ingin mengurus KK yang hilang Setelah itu, pilih service point dan tanggal pengambilan dokumen Pilih Permohonan Jadwal Pilih YA kalau tidak ada perubahan Pilih gambar printer untuk menampilkan dan mengunduh surat permohonan. 4. Aplikasi Pemuda Bagi warga Bandung yang ingin mengetahui cara membuat KK online melalui aplikasi Pemutakhiran Data Kependudukan Mandiri Pemuda, berikut adalah langkah-langkahnya. Pertama-tama, unduh dulu aplikasi Pemuda Buatlah akun dan lakukan login Kemudian, Anda bisa memilih jenis dokumen yang dibutuhkan Unggah dokumen persyaratannya Selanjutnya, Anda hanya perlu menunggu notifikasi dari admin Pemuda Kalau dokumennya telah tersedia, Anda akan mendapatkan file PDF yang bisa dicetak sendiri. 5. Aplikasi Si D'Nok Warga Semarang boleh berbahagia karena pemerintah setempat telah menciptakan aplikasi Kartu Keluarga online bernama Si D'Nok. Berikut alur yang perlu ditempuh untuk membuat KK lewat aplikasi tersebut. Pilih data yang akan dilakukan pelaporan/pengajuan Lengkapi data pelaporan Unggah data dukung pelaporan Lakukan kirim pelaporan Admin Si D'Nok akan melakukan verifikasi dan memproses dokumen Kalau verifikasi ditolak atau pending, biasanya ada data yang belum sesuai atau tak terisi Ulangi pengisian data sampai terisi semua Jika verifikasinya disetujui, Anda dapat lanjut ke tahap pencetakan dokumen. Nantinya, Anda akan mendapatkan notifikasi bahwa dokumen siap diambil. Setelah itu, Anda bisa langsung datang ke Disdukcapil dengan membawa data pendukung dokumen. Berapa lama pembuatan Kartu Keluarga? Waktu yang dibutuhkan untuk membuat KK juga didasari oleh tujuan pembuatannya. Menurut Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2011, KK untuk pasangan yang baru menikah membutuhkan waktu maksimal 7 hari. Akan tetapi, jika dilakukan secara online, umumnya pembuatan KK hanya memakan waktu sekitar 1 hari saja, dengan asumsi tidak ada masalah pada sistem atau jaringan. Perlu diingat, seluruh cara mengurus Kartu Keluarga online di atas tidak dipungut biaya alias gratis. Jika Anda ingin bertanya lebih lanjut tentang kesehatan, jangan ragu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga.
Kartu Keluarga atau KK merupakan dokumen yang berisi identitas keluarga. Isinya bukan hanya nama dari anggota keluarga tersebut namun juga ada keterangan tentang tempat tanggal lahir, hubungan dalam keluarga, pekerjaan, nama orang tua, dan beberapa informasi identitas lainnya. Melansir dari KK ini dicetak sebanyak 3 rangkap untuk kepala keluarga, ketua RT, dan kantor kelurahan. Kartu keluarga ini menjadi dokumen yang sangat penting sebab sering menjadi syarat untuk mengurus administrasi lain seperti pembuatan KTP elektronik dan beberapa dokumen kenegaraan lain. Fungsi Kartu Keluarga Kartu keluarga ini memiliki banyak fungsi yang menjadikannya sebagai dokumen penting selain KTP. Adapun fungsi dari kartu keluarga sebagai berikut Sebagai syarat pembuatan KTP elektronik. Sebagai syarat pembuatan akta kelahiran. Syarat administrasi untuk mendaftar asuransi. Syarat sekolah. Mendaftar NPWP. Syarat mendaftar pekerjaan. Syarat pembuatan passport. Pencairan dana BPJS Ketenagakerjaan. Pencairan dana bantuan sosial. Dan beragam fungsi lain yang berhubungan dengan administrasi kenegaraan. Pembuatan Kartu Keluarga Baru Menikah Ketika seseorang sudah menikah maka ia tidak bisa masuk dalam kartu keluarga milik orang tuanya. Ia harus membuat kartu keluarga sendiri dengan keluarga kecilnya. Untuk itu, kita sering menjumpai pasangan yang baru menikah mengurus perpindahan kartu keluarga. Untuk membuat kartu keluarga baru sebenarnya tidak sulit, namun ada beberapa syarat pindah KK yang harus dipenuhi. Berikut ini beberapa syarat dan cara untuk membuat kartu keluarga baru bagi anda yang baru menikah. Syarat Pindah KK Baru Menikah Sebelum membuat kartu keluarga baru, ada syarat pindah KK yang harus dipenuhi. Adapun syarat-syaratnya menurut penjelasan di sebagai berikut Foto copy surat nikah Surat pindah jika hendak menambahkan anggota keluarga/ pindah datang Surat pengantar dari RT dan RW. Cara Membuat KK Baru Menikah Setelah sayrat pindah KK baru menikah terpenuhi, anda bisa langsung mengajukan pembuatan kartu keluarga baru ke kantor kelurahan setempat. Adapun langkah-langkah untuk mengurusnya seperti berikut ini Meminta surat engantar ke ketua RT dan ketua RW. Kemudian datang ke kantor kelurahan dengan membawa persyaratan yang diperlukan. Di kantor kelurahan anda akan diminta untuk mengisi formulir permohonan kartu keluarga baru. Pembuatan Kartu Keluarga Baru Online Internet memang sangat berpengaruh dalam kehidupan manusia, tak terkecuali dalam sistem administrasi kependudukan. Pembuatan KK baru kini juga bisa dilakukan secara online melalui Dalam web tersebut juga dijelaskan terkait syarat pindah KK online dan langkah-langkah untuk mengajukan pembuatan kartu keluarga baru. Berikut ini penjelasannya. Pembuatan KK Baru yang Hilang/Rusak Syarat Pindah KK yang Hilang/Rusak Syarat untuk melakukan pembuatan KK yang hilang atau rusak tidaklah banyak. Syaratnya yaitu Buku nikah yang telah dilegalisasi atau Surat Keterangan Nikah Belum Tercatat yang dikeluarkan oleh KUA setempat. Surat Keterangan Hilang dari pihak kepolisian apabila kartu kelurga tersebut hilang. Mekanisme Pengajuan Untuk bisa mendapatkan kartu keluarga baru ada setidaknya tujuh mekanisme yang harus dilakukan. Penjelasan mengenai mekanisme tersebut sebagai berikut Pertama, persiapkan terlebih dahulu syarat yang dibutuhkan. Lakukan pengajuan layanan. Kemudian isi formulir pengajuan sesuai dengan benar. Unggah dokumen yang dibutuhkan. Pihak dinas akan memproses pengajuan yang anda lakukan. Selanjutnya dinas terkait akan melakukan penerbitan kartu keluarga yang baru. Setelah kartu keluarga terbit, anda bisa mengunduh file tersebut. Cara Mengajukan Pembuatan Kartu Keluarga Buka terlebih dahulu web Selanjutnya anda bisa klik opsi “Buat Pengajuan Baru” Jika anda sudah memiliki akun, maka bisa login dengan menggunakan NIK dan password yang sudah anda buat. Namun jika anda belum memiliki akun, anda bisa klik bagian untuk daftar akun. Selanjutnya isi seluruh data yang dibutuhkan dan ikuti sampai tahap pengajuan selesai. Pembuatan KK Baru untuk Menambahkan Anggota Keluarga Syarat Pindah KK Baru untuk Menambahkan Anggota Keluarga Bagi anda yang ingin menambahkan anggota keluarga baru dalam kartu keluarga, misalnya baru mendapatkan anak. Maka syarat-syarat berikut ini wajib dipenuhi untuk bisa membuat kartu keluarga baru Buku nikah Kartu keluarga asal Surat lahir Cara Pembuatan KK Baru untuk Menambahkan Anggota Keluarga Lengkapi seluruh syarat pindah KK yang dibutuhkan. Buka web Selanjutnya anda bisa klik opsi “Buat Pengajuan Baru” Jika anda sudah memiliki akun, maka bisa login dengan menggunakan NIK dan password yang sudah anda buat. Namun jika anda belum memiliki akun, anda bisa klik bagian untuk daftar akun. Selanjutnya isi seluruh data dan unpload dokumen yang dibutuhkan dan ikuti sampai tahap pengajuan selesai. Jika proses berhasil, nantinya anda akan mendapatkan file pdf kartu keluarga baru yang bisa anda cetak sendiri. Berapa Biaya untuk Membuat Kartu Keluarga? Ketika membuat surat di kantor kelurahan atau instansi terkait kita pasti mempertanyakan sebenarnya pembuatan surat-surat tersebut berbayar atau tidak. Hal ini juga terjadi ketika hendak membuat kartu keluarga. Terkadang kita mencari tahu baik dari berita atau bertanya langsung kepada petugas kelurahan terkait biaya pembuatan kartu keluarga. Melansir dari laman resmi Kominfo, di sana tertulis bahwa sejak 1 Januari 2014, pemerintah sudah membesarkan biaya administrasi untuk berbagai dokumen kenegaraan seperti KTP, KK, akta kelahiran, dan akta kematian. Bahkan pemerintah juga memberikan ancaman kepada aparat yang memungut biaya pembuatan surat penting tersebut dengan pidana 2 tahun penjara atau denda maksimal Rp 25 juta. Dengan demikian ketika membuat KK atau dokumen yang sudah disebutkan sebelumnya, kemudian diminta untuk membayar biaya administrasi sebaiknya Anda menolak dengan tegas. Karena pemungutan liar pungli jika tidak dihentikan akan menjadi lingkaran setan yang tidak ada ujungnya. Berapa Lama Pengurusan Kartu Keluarga? Mengutip dati laman di sana dijelaskan bahwa berdasarakan Peraturan Daerah Nomor 5 tahun 2011, pembuatan kartu keluarga membutuhkan waktu paling lambat 7 hari. Pada laman tersebut dipaparkan bahwa untuk pengurusan dan pengambilan KK yang sudah jadi bisa di kantor Kecamatan. Namun ketentuan tersebut berdasarkan Perda setempat, sehingga untuk mengetahui berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membuat KK, Anda bisa langsung mengecek di web instansi terkait di daerah anda. Cara lain untuk mengetahui waktu pembuatan KK bisa juga dengan bertanya langsung ke kelurahan setempat. Namun karena saat ini pembuatan KK sudah menggunakan sistem online, pembuatan KK seharusnya lebih cepat dari sebelumnya. Cara Membuat Kartu Kelurga WNA Selain untuk WNI, kartu keluarga juga bisa diberikan kepada WNA yang tinggal di Indonesia. Melansir dari berikut ini beberapa syarat pindah KK dan pengajuan KK untuk WNA. Syarat Pembuatan KK untuk WNA Surat permohonan atau surat pengantar dari kepala desa/ lurah setempat Mengisi formulir biodata orang asing Paspor Kartu Izin Tinggal Tetap KITAP Surat keterangan catatan kepolosisian bagi orang asing tinggal tetap KK lama atau KK yang ditumpangi bagi WNA yang numpang KK Langkah Pembuatan KK untuk WNA WNA melapor kepada instansi pelaksana dan menyerahkan persyaratan yang sudah disiapkan sebelumnya. WNA selaku pemohon mengisi blanko dan formulir serta menandatangani formulir permohonan KK. Petugas registrasi instansi terkait melakukan verifikasi dan validasi data kependudukan. Setelah proses registrasi berhasil, petugas akan menerima biaya restribusi KK WNA. Pada laman tersebut juga disebutkan biaya yang ditetapkan berbeda dengan WNI yang biaya pembuatan KK-nya gratis. Selanjutnya supervisor aplikasi pendaftaran penduduk menandatangani formulir permohonan. Operator kemudian akan melakukan perekaman data ke database kependudukan dan mencetak KK. Kepala instansi akan menerbitkan dan menandatangi KK. Terakhir, KK sudah bisa diambil. Proses pembuatan membutuhkan waktu kurang lebih 3 hari kerja. Cara Membuat Surat Pindah Datang WNI Bagi anda ingin pindah KK dari satu wilayah ke wilayah lain, maka salah syarat pindah KK yang harus dipenuhi yaitu surat keterangan pindah datang atau SKP. Melansir dari laman syarat dan cara mendapatkan surat keterangan tersebut seperti berikut ini. Syarat Pengajuan Pembuatan SKP WNI Syarat Penerbitan SKP WNI Keluarga Kartu keluarga asli Foto copy KTP elektronik anggota keluarga Pas foto anggota keluarga ukutan 3 x 4 Surat pengantar dari kelurahan domisili Syarat Penerbitan SKP WNI Perorangan Fotocopy kartu keluarga KTP asli Pas foto ukuran 3 x 4 Surat pengantar dari kelurahan domisli Tahapan Pembuatan SKP WNI Datang langsung ke loket pelayanan dan bawa seluruh persyaratan yang dibutuhkan. Serahkan persyaratan tersebut kepada petugas untuk diperiksa. Ambil bukti pengambilan KK yang diberikan oleh petugas loket Kemudian kasi registrasi akan melakukan verifikasi berkas dan data yang anda ajukan. Selanjutnya operator admin database akan melakukan proses pindah datang. Selanjutnya pencetakan dan penerbitan surat keterangan pindah datang WNI yang dilakukan oleh operator. Surat tidak akan langsung diserahkan kepada anda, sebab harus diperiksa dan ditandatangani terlebih dahulu oleh Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk. Setelah itu, Kepala Dinas akan melakukan penandatanganan sekaligus pengesahan. Terakhir, petugas loket akan memberikan SKP WNI kepada anda. Untuk menyelesaikan seluruh tahapan di atas setidaknya butuh waktu kurang lebih 2 hari kerja. Dan estimasi waktu pendaftaran sekitar 5 sampai 15 menit, serta estimasi waktu pengambilan sekitar 5 sampai 10 menit.
cara mengisi formulir kk baru