Postingkali ini adalah sambungan dari posting saya sebelumnya yang membahas mengenai "Cara Menghitung Kebutuhan Atap Rumah". Seperti yang sudah diuraikan sebelumnya bahwasanya sebelum menghitung kebutuhan atap, maka harus dihitung dahulu luasan atapnya (dalam hal ini adalah : luasan bidang tembereng). Luasan tembereng bisa dihitung jika panjang jurai atapnya sudah diketahui.
Vay Tiền Online Chuyển Khoản Ngay. Banyak pengembang memilih menggunakan material baja ringan untuk membangun atap karena memiliki banyak keunggulan. Masalahnya, bagaimanakah cara menghitung kebutuhan baja ringan untuk atap rumah? Yuk, simak penjelasannya di sini!Sebagai atap rumah, material baja ringan memiliki sejumlah keunggulan yang tidak dimiliki material keunggulan material baja ringan di antaranya adalahRingan tetapi kuat dan tahan lama;Mudah dipasang;Mudah dibentuk dan disambung;Harga terjangkau;Tidak mudah terbakar;Lentur dan tegangan tarik cukup tinggi;Dapat didaur keunggulan tersebut, tentu tidak heran banyak pengembang dan kontraktor menggunakan material satu Anda berencana menggunakan baja ringan sebagai atap rumah?Namun, sebelum memasang atap, kamu harus menghitung total kebutuhan baja ringannya terlebih yang akurat diperlukan agar kamu bisa lebih efisien dalam pengeluaran biaya membuat atap baja ringan yang dibeli terlalu banyak, tentu hanya akan menghabiskan uang kamu saja, kan?Nah, untuk membantu kamu melakukannya, kali ini mimin akan membagikan informasi mengenai cara menghitung kebutuhan baja ringan untuk atap uraian lengkapnya di bawah ini, ya!Cara Menghitung Kebutuhan Baja Ringan untuk Atap Rumah1. Hitung Ukuran RumahHal pertama yang harus kamu lakukan sebelum menghitung kebutuhan baja ringan adalah menghitung ukuran yang harus kamu ukur adalah panjang dan lebar rumah, overstek, serta kemiringan atap ilustrasi, anggaplah kita sedang menghitung kebutuhan baja ringan untuk rumah tipe tipe 36 biasanya memiliki panjang 6 meter dan lebar 6 asumsikan panjang overstek 1,5 meter dan kemiringannya 35 hitunglah kebutuhan baja ringan menggunakan rumus iniPanjang bangunan = panjang rumah + 2 x panjang overstek= 6 meter + 2 x 1,5= 9 meterLebar bangunan = lebar rumah + 2 x lebar overstek= 6 + 2 x 1,5= 9 kemiringan Cos 35 derajat = 0, Volume Rangka Atap Baja RinganSetelah mengukur ukuran rumah, langkah selanjutnya, hitunglah volume adalah rumus untuk menghitung volume = Panjang bangunan x Lebar bangunan Tingkat kemiringan= 9 x 9 0,819= 98,9 m³3. Kebutuhan Rangka LainnyaSelain baja ringan, kita juga harus menghitung kebutuhan lainnya, semisal kaso, reng, sekrup, dan genteng adalah cara menghitung kebutuhan material CKanal adalah bagian penting dalam struktur atap karena berfungsi sebagai penopang plafon dan rangka ini juga berfungsi sebagai dasar untuk memasang Kanal yang Dibutuhkan = Volume atap x 4 6= 98,9 x 4 6= 65,9 dibulatkan menjadi 66Jadi, kamu membutuhkan setidaknya 66 batang Kanal C saat hendak membangun adalah struktur rangka atap yang berada di bawah penutup ini berfungsi menyalurkan tekanan penutup atap ke struktur lain yang berada di bagian reng jugalah genteng dipasang dengan cara menghitung jumlah reng, kita harus mengetahui terlebih dulu jumlah kaso sebagai reng yang dibutuhkan = jumlah kaso x 1,2= 79,2Jadi, kamu membutuhkan 79 sampai 80 batang reng untuk membuat MetalGenteng Metal Ukuran 2 x 4Untuk menghitung kebutuhan genteng, gunakanlah rumus genteng = Volume atap x 1,62= 98,9 x 1,62= 160,218Jika dibulatkan ke atas, kamu harus membeli genteng sebanyak 161 untuk menghitung kebutuhan sekrup, kamu harus menjumlahkan jumlah sekrup genteng dengan jumlah sekrup baja sekrup genteng = Jumlah genteng x 12= 161 x 12= buahJumlah sekrup baja ringan = Volume atap x 20= 98,9 x 20= buahTotal jumlah sekrup = + Perkiraan Biaya Pasang Atap Baja RinganSetelah menghitung kebutuhan baja ringan untuk membuat struktur atap, kita bisa menghitung estimasi biaya pemasangannya!Nah, ternyata untuk menghitung estimasi biaya pemasangan atap baja ringan bisa dilakukan di situs resmi BlueScope Zacs.Pada menu Kalkulator BlueScope Zacs, kita bisa menghitung kebutuhan baja ringan beserta biayanya hanya dengan memasukkan data mengenai atap rumah contoh, kita akan memasukkan data berdasarkan simulasi yang telah kita bahas pada poin memasukkan datanya, kita tinggal klik “hitung”.Lalu, perhitungan yang kita butuhkan pun langsung keluar, mulai dari kebutuhan baja ringan sampai estimasi simulasi di atas, terdapat dua opsi untuk membangun atap baja rincian kedua opsi Atap dengan Warna BlueScope ZacsEstimasi harga per meter = Rp287 ribu – Rp315 ribu;Total biaya = Rp28,3 juta sampai Rp31,1 Atap Tanpa Warna BlueScope ZacsEstimasi harga per meter = Rp172 ribu – Rp189 ribu;Total biaya = Rp17 juta – Rp18,7 jutaItulah cara menghitung kebutuhan baja ringan untuk atap rumah yang harus kamu artikel ini bermanfaat untuk Anda semua!Jangan lewatkan informasi menarik lainnya di Indonesia.
Home Serba Serbi Bisnis Rabu, 18 Maret 2020 - 1125 WIB Cara Menghitung dan Memasang Rangka Atap Baja Ringan A A A Agus KriswandiPitaloka LandTulisan ini merupakan bagian dari tulisan pekan lalu yang membahas tips memasang kusen pintu dan jendela. Kali ini kita akan membahas cara memasang rangka atap baja rumah yang kuat dan kokoh harus menggunakan bahan bangunan berkualitas, salah satunya baja ringan. Saat ini material tersebut menjadi pilihan favorit dalam membuat struktur atap baja ringan terbuat dari material baja yang lebih ringan dan tipis dibandingkan baja konvensional. Selain tipis, baja ringan juga mudah dibentuk dan lebih murah daripada atap kayu, tetapi tidak kalah memasang rangka atap baja ringan, hal pertama yang harus dilakukan adalah menghitung volume atap rumah dan membuat gambar kerja. Volume atap rumah dihitung menggunakan ukuran per meter persegi dengan rumus panjang bangunan + overstek genteng kedua sisi x lebar bangunan + overstek genteng kedua sisi / derajat kemiringan atap genteng cos derajat. Misalnya, rumah yang dibangun memiliki panjang 6 meter dan lebar 12 meter dengan overstek berukuran 2 meter tiap sisinya dengan kemiringan atap 30 derajat, maka volume atap baja ringan adalah 6 + 2 + 2 x 12 + 2 + 2 / cos 30 = 0,866 sehingga hasilnya 185 menghitung volume atap dan membuat gambar kerja, memilih jenis baja ringan menjadi hal yang sangat penting. Pilihlah rangka baja sesuai fungsinya. Baja ringan bermutu tinggi high tension steel minimal telah memenuhi standar tersebut bisa dikatakan sebagai nilai tegangan tarikan sebuah baja ringan. Selain itu, pilihlah baja ringan yang memiliki bahan pasang rangka atap. Pada dasarnya memasang rangka atap baja ringan mempunyai persyaratan teknis dan langkah kerja awal sebelum memasang rangka baja ringan yaitu pastikan membuat struktur pendukungnya kolom atau ringbalk agar posisi rangka atap baja ringan dapat terpasang sesuai memasang baja ringan, terdapat syarat yang harus dipenuhi, yaitu kuda-kuda yang terpasang harus kuat dan stabil serta terpasang tegak lurus pada ring balok. Untuk pemasangan nok di setiap kuda-kuda, ketinggian apex harus sama, sisi miring atap juga harus sama dan tidak bergelombang. Coating atau lapisan tidak timbul kerusakan dan pastikan tidak terjadi deformasi atau perubahan bentuk akibat kesalahan pelaksanaan syarat pemasangan rangka baja ringan terpenuhi dan kuda-kuda sudah terpasang sesuai nomor, selanjutnya kencangkan kuda-kuda menggunakan pelat L dengan ring balok menggunakan dynabolt. Tambahkan pula balok sebagai penopang sementara supaya kuda-kuda tidak berubah posisinya. Lalu, pasang bracing sebagai penguatan yang diikuti reng pada jarak yang telah disesuaikan penutup atap. Di setiap pertemuan, reng dengan kuda-kuda diikat memakai sekrup berukuran 10–16 x 16 sebanyak dua pasang outrigger tambahan setelah kuda-kuda terakhir yang menumpu ringbalk. Terakhir, pasang reng langit-langit di permukaan bagian atas bottom chord kuda-kuda dan sekrup dengan jarak masing-masing 120 cm. Demikian cara memasang rangka baja ringan untuk teknik dasar. Semoga bermanfaat.ysw tips properti Berita Terkini More 8 jam yang lalu 8 jam yang lalu 9 jam yang lalu 9 jam yang lalu 9 jam yang lalu 9 jam yang lalu
Skip to content Secara umum urutan dalam menghitung biaya pekejaan atap bias di hitung dengaan urutan sebagai berikut Membuat data atap yang akan dibangun, bias dalam bentuk gambar sketsa sehingga bias diketahui bentuk dan ukuran bidang atap yang mau dihitung Menghitung luas atap dalam satuan m2 bangunan, rumusnya memakai perhitungan matematika sederhana seperti luas persegi panjang, luas segitiga, luas trapesium dan bidang laim sesuai bentuk atap Mencari harga perm2 pekerjaan rangka atap baja ringan, dan hingga perm2 pekerjaan finishing atap di atasnya seperti genteng, asbes gelombang dan sejenisnya. Mengalikan luas atap dengan harga perm2 baja ringan sehingga ketemu biaya total yang dibutuhkan Menambahkannya dengan angka keamanan atau biaya lain-lain untuk mengatisipasi biaya tak terduga saat pelaksanaan Cara menghitung Atap Baja Ringan Berikut adalah cara meneghitung atap baja ringan Rumus menghitung biaya atap baja ringan Biaya ABR = LRAxHBR + LAxHPA Biaya atap baja ringan = luas rangka atap dengan satuan m2 x harga baja ringan perm2 + luas atap dalam satuan m2 x harga penutup atap perm2 Cara menghitung luas rangka atap baja ringan intinya yaitu kita lihat bagaimana bentuk masing-masing sisi atapny sehingga bias dihitung total luasnya – Luas atap persegi panjang = panjang x lebar – Luas atap jajaran genjang – panjang x lebar – Luas atap segitiga = panjang alas x tinggi/2 – Luas atap trapesium jumlah sisi sejajar/2 x tinggi Jika Anda memerlukan jasa pemasangan Anda bisa menghubungi PABRIK BAJA INDONESIA, perusahaan yang menyediakan konstruksi atap Baja Ringan, tentunya Mengedepankan Kejujuran, Kualitas dan Professionalitas. Call 022-2066 3394 SMS/WA/TELEGRAM 0811 2049 112 / 0811 2049 112 Instagram Pabrikbaja Facebook Pabrik Baja Indonesia Post navigation
Proyek Sipil Hak Cipta Maaf... Artikel ini dibuat khusus untuk Pembaca Blog ini. Jika anda ingin memposting ulang pada Blog atau Website anda, silahkan ditulis ulang dengan Narasi dan Bahasa anda sendiri. Terima Kasih...Advertisement Dalam postingan beberapa hari yang lalu, saya telah menulis tentang Cara Menghitung Luas Atap Rumah bentuk Perisai. Selanjutnya pada kesempatan ini saya mencoba paparkan Cara Hitung Panjang Jurai dan Bubungan Atap tersebut, agar lebih lengkap catatan tentang hal ini. Perhitungan ini nantinya dibutuhkan untuk mengetahui Kebutuhan Jumlah Nok Rabung yang harus dibeli dalam Pekerjaan Pembuatan Atap Rumah bentuk Perisai atau Limas ini. Contoh Perhitungan Dari Gambar Rencana Atap dibawah ini, silahkan Hitung Panjang Jurai dan Bubungan-nya. Direncanakan Sudut Kemiringan β = 30°. Gambar 1. Denah Atap Gambar 2. Tampak Depan Atap Perhitungan 1. Berdasarkan Gambar Atap diatas, mari kita buat terlebih dahulu Gambar Perspektifnya untuk memudahkan Perhitungan seperti Gambar dibawah ini. Keterangan 1. B, C, D, E adalah Jurai, panjang semua Item adalah Sama, karena bentuknya yang Simetris. 2. F adalah Bubungan, panjangnya bisa diketahui dari Gambar, yaitu = 397 cm = 3,97 m. 3. A adalah Garis Bantu sebagai data bantu dalam Perhitungan Panjang B, C, D, dan E. Gambar 3. Gambar Perspektif Atap 2. Hitung Panjang A Lihat Gambar 3 A = 428cm cos β = 428cm cos 30° = 428cm 0,866 = 494,226 cm = 4,942 m 3. Hitung Panjang Jurai B = C = D = E Setelah Panjang A diketahui = 4,942 m, coba Perhatikan Segitiga yang terbentuk dari Garis A, B, dan G. Segitiga tersebut adalah sebuah segitiga Siku-siku seperti Gambar dibawah ini. Panjang G bisa kita ketahui dengan melihat Gambar 3, yaitu 353cm atau 3,53 m. Selanjutnya Panjang B bisa kita Hitung dengan menggunakan Rumus Phytagoras, yaitu B2 = A2 + G2. B2 = 3,532 + 4,942262 satuan diubah dalam meter B2 = 12,4609 + 24,4259 B2 = 36,8868 B = 6,0734 m = C = D = E 4. Hitung Panjang Total Jurai = B + C + D + E = 6,0734 x 4 = 24,2936 Hitung Panjang Total Jurai dan Bubungan = 24,2936 m + 3,97 m = 28,2636 m. 6. Selesai... Semoga bermanfaat.. Catatan a. Perhitungan diatas adalah Perhitungan Panjang Jurai dan Bubungan Atap Bersih Net berdasarkan Gambar Kerja yang ada. b. Jika anda ingin menggunakannya sebagai Pedoman untuk Pembelian Nok Rabung, terlebih dahulu anda harus mengetahui Panjang Efektif Nok Rabung yang akan anda Beli. Juga harus memperhitungkan Sisa Potongan Nok Rabung pada setiap Segmen Komentar Category Atap Rumah, Baja Ringan, Perhitungan
Cara menghitung kebutuhan baja ringan untuk atap rumah sebenarnya cukup mudah. Kita bisa menghitungnya sendiri, tanpa perlu bantuan dari orang yang berpengalaman. Namun sebelum itu, kalian harus terlebih dahulu mengetahui rumus menghitung atap baja ringan agar bisa menghitung secara tepat. Saat ini baja ringan menjadi pilihan banyak orang sebagai rangka atap rumah. Alasan memilih baja ringan dibandingkan rangka kayu adalah karena lebih kuat dan tahan lama. Selain itu, biaya yang dikeluarkan untuk membuat atap baja ringan juga lebih terjangkau dan dari segi pemasangan cukup mudah. Daftar Isi Artikel1. Cara Mengukur Volume Atap Baja Ringan2. Cara Meghitung Kebutuhan Baja Ringan3 . Cara Menghitung Kebutuhan Genteng4. Cara Menghitung Kebutuhan sekrup5. Total Biaya Pembuatan Atap Baja Ringan Baja ringan yang beredar dipasaran dijual perbatang dengan ukuran 6 meter. Harganya bervariasi, tergantung merk yang kalian beli. Setiap merk, tentu memiliki kelebihan dan kekurangan berbeda yang otomatis akan mempengaruhi harga jualnya. Semakin mahal, biasanya semakin bagus karena material yang digunakan lebih baik. Apapun merk yang digunakan, kalian harus terlebih dahulu menghitung kebutuhan baja ringan agar jumlah yang dibeli sesuai dengan kebutuhan. Jangan sampai jumlahnya kurang, karena bisa menghambat progress pembangunan rumah sehingga waktu pembuatan atap menjadi terlalu lama. Kalian bisa menghitungnya sendiri atau meminta bantuan tenaga ahli yang sudah berpengalaman dalam pembuatan atap baja ringan. Apabila kalian mencoba menghitungnya sendiri, maka kalian juga harus menghitung kebutuhan genteng metal, kaso, reng, dan kebutuhan sekrup. Semuanya harus dihitung agar bisa mengetahui total biaya yang harus dikeluarkan untuk membuat atap rumah. Nah untuk mengetahui cara menghitung kebutuhan baja ringan untuk atap rumah, silahkan simak informasi yang dirangkum berikut ini. Cara Menghitung Kebutuhan Baja Ringan Untuk menghitung kebutuhan atap baja ringan, kita harus terlebih dahulu menghitung volume rangka atap baja ringan yang disesuaikan dengan ukuran rumah. Sebagai contoh kami akan menghitung kebutuhan baja ringan untuk rumah ukuran 8 x 12 yang memiliki overstek atap dengan panjang 1 meter serta kemiringan atap sekitar 35 derajat. Dari contoh diatas, maka bisa disimpulkan sebagai berikut Panjang bangunan = 12 + 1 + 1 = 14 m Lebar bangunan = 8 + 1 + 1 = 10 m Derajat kemiringan = cos 35 = 0,819 Selanjutnya kita tinggal mengukur volume atap baja ringan. Adapun rumusnya bisa kalian simak dibawah ini. 1. Cara Mengukur Volume Atap Baja Ringan Volume atap baja ringan bisa kita hitung dengan rumus Rumus Volume = Panjang Bangunan + Overstek Genteng x Lebar Bangunan + Overstek Genteng / Derajat Kemiringan Atap Genteng cos derajat Setelah mengetahui rumusnya, selanjutnya kita tinggal memasukan data diatas menjadi Volume 14 x 10 / = 171 m2 Nah setelah mengetahui volume atap, maka sekarang kita tinggal menghitung kebutuhan baja ringan yang meliputi, kaso, reng, sekrup, dan kebutuhan genteng. Adapun untuk rumusnya silahkan simak dibawah ini. 2. Cara Meghitung Kebutuhan Baja Ringan Untuk membuat rangka atap baja ringan kita membutuhkan kaso dan reng. Kedua meterial menjadi bagian paling penting dari atap baja ringan. Oleh karena itulah kita harus menghitungnya secara benar agar bisa mengetahui berapa jumlah kaso dan reng yang dibutuhkan. Kuat atau tidaknya atap baja ringan sangat ditentukan oleh jumlah kaso dan reng. Jadi jangan asal membelinya, tanpa terlebih dahulu menghitung kebutuhan baja ringan tersebut. Nah untuk mengetahui berapa jumlah yang dibutuhkan, silahkan simak dibawah ini. Jumlah Kaso Pertama kita harus menghitung jumlah kaso atau canal yang dibutuhkan. Rumusnya adalah Luas atap miring x 4 / 6 Dengan rumus diatas, maka jumlah kaso yang dibutuhkan adalah sebanyak = 171 x 4 / 6 = 114 batang kaso Jumlah Reng Setelah mengetahui jumlah taso yang dibutuhkan, maka selanjutnya tinggal menghitung kebutuhan reng dengan rumus Jumlah Taso x Mengapa yang dihitung adalah Jumlah Taso? Jawabannya adalah karena reng dipasang diatas taso, sehingga jumlah yang dibutuhkan sangat bergantung dengan jumlah Taso. Dengan rumus diatas, maka jumlah kaso yang dibutuhkan menjadi 114 x 1,2 = 137 batang reng 3 . Cara Menghitung Kebutuhan Genteng Langkah selanjutnya kita tinggal menghitung kebutuhan genteng. Kalian bisa menggunakan genteng metal, genteng keramik, ataupun genteng biasa. Namun pada kesempatan kali ini kami akan memberikan contoh menghitung kebutuhan genteng untuk genteng metal yang memiliki ukuran 2×4. Adapun rumus yang digunakan adalah Volume Atap x Dengan volume atap mencapai 171 m2, maka kebutuhan genteng metal menjadi 171 x 1,62 = atau apabila kita bulatkan menjadi 278 lembar genteng metal dengan ukuran 2×4. Kami sarankan untuk membeli genteng metal dalam jumlah lebih untuk menghindari ada salah satu genteng yang cacat. Selain itu, kalian juga bisa membeli kaso dan reng cadangan. 4. Cara Menghitung Kebutuhan sekrup Yang membedakan antara atap baja ringan dengan atap kayu adalah cara pemasangannya. Pasalnya untuk memasang kaso dan reng harus menggunakan sekrup baja. Tak hanya itu, kita juga membutuhkan sekrup genteng untuk memasang genteng metal. Nah untuk mengetahui berapa kebutuhannya, silahkan simak berikut ini. Sekrup genteng Rumus yang digunakan adalah Jumlah genteng x 12 Sehingga menjadi = 278 x 12 = buah Sekrup baja Rumus yang digunakan adalah Luas atap miring x 20 Sehingga menjadi = 171 x 20 = buah 5. Total Biaya Pembuatan Atap Baja Ringan Biaya Material Pembuatan Atap Baja Ringan Yah, cara menghitung kebutuhan baja ringan untuk atap rumah memang cukup mudah. Setelah mendapatkan hasilnya, maka kita tinggal menghitung berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk membuat atap rumah. Total biaya yang dikeluarkan tergantung dari material yang digunakan. Kalian bisa memilih material yang murah, atau material yang mahal. Nah sebagai contoh kami akan mencoba menghitung biaya pembuatan atap ringan dengan material sebagai berikut. Harga Kaso Baja Ringan Taso mm Rp. / batang Harga Reng Baja Ringan Taso mm Rp. / batang Harga Genteng Metal Pasir Sakura Roof 2 x 4 x mm Rp. / buah Harga Sekrup Baja Ringan Galvanis 10 x 19 Rp. 110 / buah Harga Sekrup Genteng 6 x 1 drywall Rp. 100 / buah Dengan spesifikasi material diatas, maka kita tinggal mengkalikannya dengan kebutuhan baja ringan yang sudah kita hitung diatas. Nah untuk lebih jelasnya, silahkan simak tabel berikut ini. Material Jumlah x Harga Total Kaso 114 Batang x Rp. Rp. Reng 134 Batang x Rp. Rp. Genteng Metal 279 Buah x Rp. Rp. Sekrup Genteng Buah x Rp. 110 Rp. Sekrup Baja Buah x Rp. 100 Rp. Total Biaya Rp. Nah itulah total biaya pembuatan atap rumah untuk sebuah rumah yang memiliki ukuran 8 x 12. Total biayanya bisa jauh lebih mahal apabila menggunakan spesifikasi material yang lebih tinggi. Selain itu, total biayanya belum termasuk biaya pemasangan yang bisa mencapai jutaan rupiah. Di Indonesia sendiri ada banyak sekali produsen baja ringan. Namun kami lebih menyarankan merk Taso karena terbukti kuat dan harganya cukup terjangkau. Taso juga menyediakan beberapa ukuran berbeda yang bisa kalian simak harganya pada artikel berikut “Daftar Harga Baja Ringan Taso” Nah demikianlah informasi mengenai cara menghitung kebutuhan baja ringan untuk atap rumah. Setelah mengetahui rumus dan cara menghitungnya, maka kalian bisa menghitungnya sendiri. Cukup sekian informasi jangan lupa simak pula artikel mengenai Daftar Harga Baja Ringan pada artikel sebelumnya.
cara menghitung atap baja ringan jurai